4 Desember 2022

Sungai Yangtze Menyusut, Patung-patung Buddha Kuno Bermunculan

Menyusutnya permukaan air Sungai Yangtze, China mengungkapkan misteri pulau kecil yang tenggelam di Kota Chongqing.
Di atas pulau kecil yang terdiri dari bebatuan itu berdiri pula tiga patung Buddha kuno. Melansir Reuters, ketiga patung itu diyakini telah berusia 600 tahun.

Ketiga patung tersebut ditemukan di bagian tertinggi pulau bebatuan yang dinamakan Foyeliang. Mulanya, bangunan ini diidentifikasi dibangun pada masa Dinasti Ming dan Qing. Salah satu patung menggambarkan seorang biksu duduk di atas alas teratai. Permukaan air Sungai Yangtze telah menyusut dengan cepat akibat kekeringan dan gelombang panas yang menerjang bagian barat China.

Curah hujan di lembah Yangtze juga tercatat 45 persen lebih rendah dari biasanya sejak Juli lalu. Suhu yang tinggi diprediksi akan terus bertahan setidaknya selama satu pekan ke depan.

Sebanyak 66 sungai di 34 wilayah di Chongqing telah mengalami kekeringan. Air-air sungai menyusut dari waktu ke waktu.

Tak hanya di China, kekeringan yang melanda Spanyol juga mengungkapkan harta karun yang lama terpendam. Para arkeolog menemukan munculnya batu prasejarah yang dijuluki ‘Spanish Stonehenge’.

Sungai besar lainnya di Eropa, Danube, juga mengalami kekeringan terparah selama hampir satu abad. Sungai yang melintasi beberapa negara ini memperlihatkan lebih dari 20 kapal perang Jerman yang tenggelam selama Perang Dunia II di dekat kota pelabuhan Serbia, Prahovo.