\

Wanita berusia 80 tahun yang menolak mendapatkan paspor Rusia kembali dari wilayah pendudukan

Antonina, seorang wanita berusia 80 tahun yang tidak dapat mengungsi dari desa yang diduduki sementara di Oblast Donetsk karena masalah kesehatan, telah dibawa kembali ke wilayah yang dikuasai Ukraina.

Perjalanan pulang perempuan tersebut membawanya melewati lima negara, kata Dmytro Lubinets, Komisaris Hak Asasi Manusia (Ombudsman) Ukraina.

Putri Antonina mengajukan permohonan ke Kantor Ombudsman dengan permintaan untuk membantu membawa kembali ibunya.

Ia mengatakan, Antonina tidak bisa bergerak mandiri sehingga tidak bisa mengungsi. Tidak ada saudara atau teman yang tersisa untuk merawatnya.

Antonina menolak untuk mendapatkan paspor yang dikeluarkan Rusia, sehingga dia tidak mendapatkan uang pensiun, kata putrinya.

Wanita lanjut usia tersebut dibawa keluar oleh relawan yang telah membelikan kursi roda dan alat bantu jalan untuknya. Antonina meninggalkan rumahnya di desa yang diduduki pada 24 Januari.

“Rute wanita tersebut melewati wilayah Oblast Donetsk yang diduduki sementara dan wilayah Rusia, Estonia, Latvia, Lituania, dan Polandia,” kata Dmytro Lubinets.

Ia menambahkan, pada 4 Februari Antonina bertemu putrinya di Lviv. Mereka saat ini berada di Kyiv.

Mendukung NAIK atau menjadi pelindung kami!

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *