\

Kebutuhan amunisi Ukraina melebihi kapasitas produksi Jerman

CEO Rheinmetall Armin Papperger menyatakan bahwa Ukraina membutuhkan lebih dari dua juta peluru artileri per tahun, dan produksi Jerman tidak dapat memenuhi permintaan tersebut.

Sumber: Bild, mengutip Papperger, seperti dilansir European Pravda.

Papperger mengatakan bahwa Jerman akan membutuhkan “10 hingga 15 tahun” untuk mengisi kembali cadangannya sendiri.

“Secara keseluruhan, kami bertujuan untuk memproduksi hingga 700.000 peluru artileri per tahun pada tahun 2025,” kata Papperger.

Dia juga mendesak pemerintah Jerman untuk realistis dalam mempersenjatai Bundeswehr dengan drone.

“Di Ukraina, jenis peperangan baru sedang dilakukan dengan menggunakan drone, dan perdebatan masih berlangsung mengenai apakah akan menggunakan teknologi ini di dalam negeri,” tambah Papperger.

Latar belakang:

  • Pembangunan pabrik Rheinmetall baru di Jerman sedang dimulai, yang akan meningkatkan kapasitas Jerman untuk memproduksi peluru artileri. Ukraina akan menerima beberapa ratus ribu peluru tahun ini saja.

  • Pada upacara peletakan batu pertama pabrik baru, Kanselir Jerman Olaf Scholz menyerukan transisi ke produksi peralatan pertahanan skala besar, sehingga memungkinkan Eropa untuk mencegah agresor secara efektif.

Mendukung NAIK atau menjadi pelindung kami!

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *