\

Plankton, makhluk laut kecil, sangat penting bagi kehidupan di Bumi • Earth.com

Penelitian terbaru telah menyoroti peran penting namun sering diremehkan yang dimainkan oleh plankton laut kecil, yang berukuran diameter kurang dari 0,02 milimeter, dalam menjaga kesehatan planet kita dan kehidupan di Bumi.

Organisme mikroskopis ini merupakan bagian terbesar dari populasi plankton di lautan, dan menjalankan fungsi penting dalam ekosistem laut.

Plankton kecil: Raksasa lautan yang tak terlihat

Terlepas dari signifikansinya, ukuran plankton laut yang kecil membuat mereka sulit untuk diidentifikasi dan dipantau, sehingga menyebabkan pengabaian mereka dalam diskusi kebijakan kelautan global.

Studi penting ini menandai salah satu upaya awal untuk menilai secara komprehensif kelimpahan dan pentingnya ekologi penghuni laut kecil di sepanjang garis pantai Inggris.

Berkat kemajuan teknologi sekitar tahun 2010, para ilmuwan kini mulai mengungkap keberadaan luas dan peran penting organisme ini.

Yang mengherankan, beberapa temuan mengungkapkan bahwa hingga 99,98% kelimpahan plankton laut dan 71% biomassanya berasal dari makhluk kecil ini.

Selain itu, penelitian ini menyoroti kerentanan mereka terhadap fluktuasi suhu laut, perubahan nutrisi, dan perubahan lingkungan yang lebih luas akibat perubahan iklim.

Teknologi dan penemuan raksasa kecil

Studi ini menyatukan keahlian para ilmuwan plankton terkemuka di Inggris, dengan menggunakan metode survei dan identifikasi yang canggih.

Abigail McQuatters-Gollop, penulis utama studi ini dan Profesor Konservasi Laut di Universitas Plymouth, menekankan besarnya tugas yang ada.

“Mengidentifikasi sesuatu yang berukuran 0,02 mm di lautan merupakan tantangan besar,” katanya, menggarisbawahi peran ekologis penting yang dimainkan organisme ini.

Hal ini merupakan dasar bagi jaring makanan laut dan penting untuk produksi oksigen, namun sebagian besar hal ini masih belum diakui dan diremehkan dalam diskusi kebijakan lingkungan.

Dari pemantauan makro hingga mikro

Secara historis, spesies plankton laut yang berukuran lebih besar telah menjadi fokus produktivitas ekosistem dan pemantauan keanekaragaman hayati.

Namun, selama 14 tahun terakhir, empat survei plankton di Inggris telah memperluas cakupannya untuk mencakup plankton kecil ini.

Dengan memanfaatkan teknologi seperti flow cytometry dan mikroskop cahaya, para peneliti kini telah mendokumentasikan kelimpahannya dan menyelidiki respons mereka terhadap perubahan lingkungan, khususnya di sepanjang Selat Inggris dan pantai Skotlandia.

Kebijakan pemerintah dan upaya konservasi

Temuan tim ini menganjurkan dimasukkannya kelompok plankton kecil dalam indikator keanekaragaman hayati untuk kerangka kebijakan seperti Petunjuk Kerangka Strategi Kelautan Uni Eropa (MSFD), strategi OSPAR, dan Strategi Kelautan Inggris.

Mereka berpendapat perlunya pemantauan jangka panjang di berbagai lokasi untuk memastikan keputusan kebijakan didasarkan pada data yang komprehensif dan akurat.

Rowena Stern, salah satu pemimpin penelitian dan Peneliti CPR di Marine Biological Association (MBA), menyoroti terobosan metodologis yang memungkinkan penelitian ini.

“Dengan melakukan pengukuran yang konsisten dan berjangka panjang, kami telah menghubungkan plankton kecil ini dengan indikator-indikator yang berguna untuk keperluan kebijakan, memetakan pola pertumbuhan mereka terhadap tekanan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia,” jelasnya.

Bagaimana masa depan plankton laut

Ringkasnya, studi penting ini menyoroti peran penting plankton laut mikroskopis yang sering diabaikan dalam ekosistem laut, mengungkap kelimpahannya yang sangat besar dan kontribusi signifikan terhadap kesehatan laut dan stabilitas lingkungan global.

Dengan memanfaatkan teknologi canggih dan upaya penelitian kolaboratif, para ilmuwan telah menggarisbawahi perlunya mengintegrasikan organisme kecil ini ke dalam kebijakan kelautan global dan strategi konservasi.

Temuan ini menganjurkan peningkatan pemantauan dan penyertaan plankton mikroskopis dalam indikator keanekaragaman hayati, untuk memastikan keputusan kebijakan didasarkan pada data yang komprehensif dan akurat.

Pada akhirnya, penelitian ini menyerukan perubahan paradigma dalam konservasi laut, dengan menyoroti pentingnya mengakui dan melindungi peran dasar dari mayoritas populasi laut yang diam dalam mempertahankan kehidupan di Bumi.

Studi lengkapnya dipublikasikan di jurnal Indikator Ekologis.

—–

Suka dengan apa yang Anda baca? Berlangganan buletin kami untuk artikel menarik, konten eksklusif, dan pembaruan terkini.

—–

Kunjungi kami di EarthSnap, aplikasi gratis yang dipersembahkan oleh Eric Ralls dan Earth.com.

—–

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *