\

Menteri Luar Negeri Perancis menyerukan peningkatan investasi pertahanan di tengah kekhawatiran kemungkinan serangan Rusia terhadap NATO

Menteri Luar Negeri Prancis yang baru diangkat, Stéphane Séjourné, telah menyatakan keprihatinannya mengenai kemungkinan serangan Rusia terhadap NATO dan menyerukan peningkatan investasi di bidang pertahanan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Ouest France yang diterbitkan pada 10 Februari.

Paris bertekad menggandakan pendanaan untuk program militernya, yang digambarkan Séjourné sebagai “pertanyaan eksistensial untuk Uni Eropa”.

Baca juga: Polandia menentang distorsi sejarah Putin, membantah klaim dalam wawancara Tucker Carlson

Dalam konteks geopolitik saat ini, sangat penting untuk mengajukan pertanyaan yang tepat dan memastikan pendanaan yang memadai bagi anggaran militer untuk melawan kemungkinan ancaman, katanya, sambil menekankan pentingnya organisasi pertahanan Eropa yang lebih terkoordinasi dan koordinasi yang lebih besar antar angkatan bersenjata.

Baca juga: Paris akan memasok hingga 50 bom berpemandu presisi ke Kiev per bulan dan meningkatkan pasokan amunisi artileri

Informasi intelijen baru menunjukkan bahwa Rusia mempersenjatai diri lebih cepat dari perkiraan dan dapat menyerang negara NATO dalam waktu tiga hingga lima tahun, kata Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen pada 9 Februari, menurut laporan Reuters.

Kami membawa suara Ukraina ke dunia. Dukung kami dengan donasi satu kali, atau jadilah Pelindung!

Baca artikel asli di The New Voice of Ukraina

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *